Ibu: DILARANG SAKIT!


Siapa yang dilarang sakit?
Semua ibu dilarang sakit.
Semua ibu? Mengapa?

Sebelum menjawab mengapa, ijinkan saya bercerita sedikit.

Begini, pada suatu siang, saya bertemu dengan seorang teman lama. Cerita punya cerita, kami berhenti pada topik pentingnya kesehatan. Dari sini, omongan mengalir soal bagaimana bila seorang ibu jatuh sakit.

Kami mengenang hari-hari sakit flu, migren, demam atau sakit lainnya yang memaksa diri harus berbaring di tempat tidur selama beberapa saat. Meski cuma sekejap, tapi sudah berhasil mengubah suasana rumah. Mendadak seisi rumah ikut tak enak badan, ikut demam, ikut pusing. Yang pasti, semua jadi uring-uringan.

Dari pengalaman sendiri, teman saya ini melanjutkan cerita tentang  berkisah  kenalannya, seorang ibu dengan dua anak  yang terkena kanker. Dalam keadaan sakit, bersiap menjalani kemotherapi, si ibu bilang, ia tak boleh tampak menderita. Mengapa? Karena begitu ia tampak susah, maka anak-anak dan suami jadi depresi berat.

Terima tidak terima, suka tidak suka, ibu memang tokoh utama dalam keluarga. Sebagai sosok utama, perannya tentu sangat luarbiasa penting dan hebat. Seperti layaknya film yang punya bintang utama. Kalau sang bintang sedang dalam kondisi prima, maka semua yang ada di sekitarnya akan ikut bersinar. Nah, ketika terjadi sesuatu dengan sang bintang, maka yang lain jadi melemah. Tak berdaya.  Itu terjadi di mana-mana. Di keluarga saya, di kelurga teman lama saya, dan pasti di keluarga Ibu juga.

Dengan kondisi seperti itu, maka sangatlah wajar dan lumrah kalau IBU DILARANG SAKIT. Karena kalau ibu sakit, serumah bisa ikut sakit.
Jadi apa yang harus dilakukan? Ibu harus SEHAT.
Karena begitu IBU sehat, maka seisi rumah ikut sehat. Begitu IBU menjalani pola makan sehat, maka anak-anak akan ikut makan sehat. Suami juga terbawa.

Begitu.
Sehebat itulah IBU.

*pernah dimuat di majalah PREVENTION INDONESIA

About rgaudiamo

a mother, a writer, an occasionally singer
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s